Share

Get This

Ciri-Ciri Rumah yang Berhantu
rumah hantu

Lagi happening., kali ini saya akan berbagi tentang  Ciri-Ciri Rumah yang Berhantu.

1. Ada perasaan aneh 
Kadang-kadang rumah jadi terasa menggelisahkan, atau atmosfirnya terasa tebal dan berat. atau anda merasakan ada perubahan suhu di beberapa ruangan, menjadi lebih dingin daripada di ruangan lain. Hal ini disebabkan hantu menyerap energi di sekitarnya untuk mewujudkan dirinya. "Seringkali orang juga merasa tidak sendirian di rumah itu. Mereka merasa sedang diamati, tapi mereka tidak melihat apapun di sekitarnya," kata Nancy. Jika Anda mengalami hal ini, kemungkinan Anda merasakan kehadiran hantu. Kadang-kadang ada bayangan berkelebat. meskipun ini tidak otomatis membuktikan kehadiran hantu, Anda perlu memperhatikannya untuk mengetahui apakah ada fenomena lain di sekitar Anda.

 2. Suara-suara yang aneh 
kadang ada suara ketukan di dinding dalam tiga seri, seperti tiga kali, enam kali, atau sembilan kali. Orang juga bisa mendengar suara orang berjalan, seperti langkah-langkah, tambah nancy., Sebagian orang yang lain mendengarkan suara lemari atau laci di dapur terebuka atau menutup. Orang yang lain bisa mendengarkan musik, gelas pecah, atau bel berdering. 

3. Bau-bauan yang tidak biasa 
Aromanya bisa seperti parfum atau bunga-bungaan, baunya sangat manis. Sebagian hantu tampaknya diikuti dengan bau yang busuk. Biasanya, mereka ini hantu yang negatif, dan mereka mengganggu," katanya. 

4. Benda-benda yang bergerak 
Kadang-kadang ada barang, seperti peralatan makan dari perak, yang jatuh gemerincing entah di mana. Atau, batu-batu yang beterbangan di rumah. Lampu terus-menerus menyala dan padam. Rumah dan perabotannya bergoyang-goyang, seolah Anda mengalami gempa bumi seorang pribadi.

 5. Perilaku peliharaan menjadi aneh
Anda tahu kan, anjing seringkali disebut mampu merasakan kehadiran hantu. Anjing akan menggonggong, atau tiba-tiba meringkuk ketika muncul hantu yang tidak ramah. Tetapi jika hantu yang ramah menampakkan diri, anjing akan mulai mengibas-ibaskan ekornya, lalu duduk dengan tenang seolah ada yang membelai-belainya.

6. Penampakan 
Nah, ini gambaran yang paling jelas. hal itu bisa berupa bola berkabut dan berkilauan, atau sosok yang tampak melayang di udara. Sebagian orang yang lain melihat cahaya berkelap-kelip dalam warna biru, oranye, atau amber. Ada juga yang melihat beberapa bagian tubuh, dalam wujud lengan atau kaki. Hal ini akan terlihat padat, seperti daging, bukti paling meyakinkan bahwa sebuah rumah berhantu adalah jika anda bisa merekam gambar dari hantu itu, bahkan merekam suara-suaranya. Gunakan rekaman yang baru, lalu atur perekamnya, saran gue. Putar lagi rekamannya, pasti Anda terkejut seringkali anda bisa mendengarkan suara-suara aneh itu kembali..



    
berikut beberapa cerita pengalaman misteri buat sobat2 >> langsung aja ya!!.

suara anak ayam
-------------------------
Saya mau berbagi pengalaman misteri, terjadi sekitar 2 tahun yang lalu ketika saya menginap di rumah teman saya. Waktu itu yang punya rumah sedang ada keperluan, jadi hanya saya dan teman saya yang tinggal di rumah itu. Kebetulan posisi rumah itu sendiri agak jauh dari pemukiman, sebelah samping kiri dan kanan hanya ada kolam ikan sedangkan depan dan belakang ditumbuhi pohon dan semak belukar..

Ketika tengah asyik mendengarkan radio, terdengar suara seperti anak ayam di samping kanan rumah. Terasa aneh menurut saya di malam yang dingin ini ada suara anak ayam, dan setahu saya yang punya rumah juga tidak memelihara ayam. Karena penasaran saya coba pelankan volume radio dan dengan seksama mendengarkan suara tersebut. Setelah didengar ternyata makin lama bunyi ciakan anak ayam semakin nyaring atau bisa dibilang berubah menjadi suara seperti kuntilanak tertawa..

Spontan saja saya dan teman saya terkejut sekaligus merinding bulu roma. Di saat takut mulai mendera, saya coba untuk tenang, dengan sedikit volume radio saya kencangkan sembari baca doa-doa. Sekitar 5 menit berlalu, saya matikan radionya dan mencoba untuk memberanikan diri melihat ke luar rumah. Kucoba untuk melubangi sekat dinding rumahnya (waktu itu dinding rumah terbuat dari anyaman bambu), ketika sudah dirasa cukup, saya coba intip keluar dan alangkah terkejutnya saya atas apa yang kulihat...

Ternyata di luar sana ada sesosok kuntilanak sedang berjalan mondar-mandir di atas kolam ikan (melayang-layang diatas kolam) sambil terlihat warna bajunya yang putih menjulur kebawah. Sosoknya yang tinggi besar itu membuat jantung saya berdetup kencang, spontan saja saya langsung loncat ke kamar tidur dan menutup tubuh saya dengan selimut. Teman saya yang ikut-ikutan menutupi tubuhnya dengan selimut tidak tahu apa apa yang barusan dilihat oleh saya di luar, saya hanya bilang diam dan banyak-banyaklah berdoa...
 

dua jam yang sangat mendebarkan itu akhirnya kulalui, lalu terdengar suara motor terparkir di depan rumah, ternyata yang punya rumah sudah pulang. Langsung saja saya berlari ke depan dan membukakan pintu rumah, lalu saya ceritakan kejadian tersebut kepada sang pemilik rumah. Setelah kami bercerita, dia hanya tersenyum sambil berkata "Saya adalah kuntilanaknya,. wkwkwk/hanya bercanda!. Dia cuman bilang gak apa-apa, dia memang penghuni sini!, mungkin dia hanya ingin mengenalkan sosok dirinya kepada kalian". Dalam hati saya berkata (Untungnya cuman kenalan!, kalau lanjut gimana???,. wkwkwkwk<<


bau wangi di dalam rumah
----------------------------------------------

Malam ini lagi-lagi di rumah sendiri, keluh Siti (bukan nama sebenarnya) sambil memencet-mencet  remote televisi,  mencari acara favoritnya.,

Kemarin malam juga di rumah sendiri.
Sial…sial…sial,  gerutu Siti kesal.,
Mana acara televisinya tidak ada yang bagus”.
Tambah sial saja, kata Siti sendiri.
Buka facebook saja ah, Siti segera mengambil handphone dan membuka facebook miliknya, setelah melihat-lihat status teman-temannya, Siti tertawa sendiri... wkwkwkwk...

Lumayan bisa buat hiburan” kata Siti tersenyum., Sedikit terobati rasa kesalnya karena ditinggal kedua orang tua pergi bekerja lembur., Maklum saja, kedua orang tua Siti adalah seorang pengusaha yang sering keluar kota. Untungnya, Siti tidak kekurangan uang saku, pangan maupun sandang. Semuanya selalu bisa dicukupi oleh kedua orang tua Siti. Sayangnya, cinta kasih kedua orang tua Siti tidak sebesar perhatiannya. Siti hanya bisa memakluminya saja..

Namun ketika kedua orang tua Siti mengajaknya pindah ke kota Yogyakarta, Siti berulangkali mencoba menolaknya. Karena Siti merasa sudah betah tinggal di kota Surabaya, tempat kelahirannya. Lagi-lagi kedua orang tuanya memaksa Siti untuk ikut. Alasannya, demi masa depan Siti sendiri. Siti pun tidak kuasa menolaknya dan setuju pindah ke Yogyakarta. Setelah sebulan tinggal di kota Yogyakarta, Siti merasa betah walaupun rumah yang ditinggalinya termasuk bangunan tua.

Seperti malam-malam sebelumnya, malam ini Siti juga harus tinggal di rumah sendiri. Sehabis bosan bermain facebook, Siti lantas menyalakan televisinya kembali. Ketika sedang asyik melihat tayangan televisi, Siti mencium bau wangi menyeruak di dalam rumah. Awalnya, Siti tidak memperdulikannya. Namun lama-kelamaan karena bau wanginya tidak hilang, Siti penasaran lalu mencari datangnya bau wangi itu. Digeledahnya satu persatu kamar yang ada di dalam rumah, Siti tetap tidak menemukan asal bau wangi itu. Hingga akhirnya, Siti tiba di gudang belakang rumah. Siti pun membuka pintu gudangnya, Alangkah terkejutnya Siti melihat di dalam gudang ada sesosok nona cantik bergaun putih ala jaman Belanda tersenyum kearahnya, tak kuat melihat pemandangan itu, Siti pun jatuh pingsan..

Keesokan harinya, Siti ditemukan kedua otang tuanya sudah berada di kamarnya, Tentu saja, Siti bingung dengan kejadian ini. Setelah menceritakan kejadian yang dilihatnya tadi malam, kedua orang Siti lantas memanggil orang pintar untuk menanganinya. Dan ternyata benar setelah didoakan, bau wangi tidak tercium lagi dan sesosok nona cantik itu tidak pernah muncul kembali..

misteri pabrik kosong
--------------------------------------

Ini cerita kiriman dari temannya tante saya!. Beberapa bulan yang lalu temannya tante saya ini dapet interview di sebuah pabrik di daerah cakung jakarta utara, anggap aja namanya mba Ani. Nah setelah dateng ke pabrik yang dimaksud, mba Ani gak ngerasa hal aneh sedikitpun. Dia dateng layaknya orang mau interview pada umumnya. Ada beberapa orang juga yang interview di hari itu, dan ternyata setelah diumumkan hanya mba Ani aja yang diterima di pabrik tersebut..

Esok hari nya mba Ani mulai bekerja di pabrik itu. Semua terasa datar dan biasa layaknya sebuah perusahaan pada umumnya, bahkan pabrik itu terlihat bersih dan rapih sekali. Karena ingin mencoba akrab dengan karyawan lainnya, mba Ani bermaksud berkenalan dekat teman-teman satu teamnya, tapi anehnya "mereka" hanya diam saja dan terkesan tidak menanggapi perkenalan dari mba Ani, yang kebetulan semua karyawannya adalah perempuan berseragam putih polos..

Di hari ke-3 mba Ani dipanggil oleh personalia nya karna akan dibagikan seragam baru. Mba Ani merasa senang dan berterimakasih kepada sang personalia, kemudian keluarlah dia dari ruangan tersebut. Lalu ia merasa lapar dan ingin mencari sarapan diluar sebelum masuk jam kerja. Ia keluar lalu bertemu dengan seorang satpam yang kebetulan sedang berkeliling yang berjaga di pabrik sbelahnya, lalu mba Ani bermaksud menanyakan tempat jualan disekitar situ.

Sekilas percakapannya:
mba Ani: Permisi pak, saya mau tanya disini ko' gada yg jual nasi uduk yah?
satpam: Iya mba, disini memang tidak ada yg jual, memangnya mba lagi ngapain disni?
mba Ani: Saya kan kerja disini pak!.
satpam: Dimana mba?
mba Ani: Yah disini, sambil menoleh kebelakang (sambil menunjuk pabrik itu)
satpam: Mba jangan bercanda yah, pabrik ini sudah ditutup dari tahun 2002
mba Ani: Ga mungkin pak, saya udah 3 hari bekerja disini, nih buktinya saya baru dikasih seragam baru (sambil menunjukan seragam yang tadi diberikan si personalia nya)
satpam: (Kaget sambil menyadarkan mba Ani) Mba, itu kain kafan!..

Karena tidak percaya, mba Ani melihat kain yang dipegang nya sekali lagi, dan terkejutlah ia ketika benar itu hanyalah sebuah kain kafan dan pingsanlah mba Ani. Satpam pun meminta temannya membantu membawa mba Ani ke rumah sakit terdekat. Ternyata setelah diperiksa dokter, mba Ani mengalami shock berat dan entah apa yang menyebabkan ia sekarang menjadi bisu dan pandangannya kosong. Si satpam pun menceritakan kejadian barusan kepada keluarga mba Ani. Dan kabar terakhir sampai sekarang, mba Ani masih terbaring di rumah sakit karena koma..


makmumku ternyata jin
-----------------------------------------

jalan pulang yang kulalui musti melewati komplek pemakaman umum di daerah setempat., komplek pemakaman di daerah malaysia. Mengapa aku menyebut komplek pemakaman? Karena tanah pemakaman ini sangatlah luas dan di sekat-sekat oleh jalan beraspal dan dinding tembok sebagai batas tanah makam, sehingga pemakaman ini layaknya sebuah komplek dan diantara komplek pemakan itu terdapat sebuah masjid yang biasa digunakan warga sekitar. Jam telah menunjukkan  pukul 20:55,

maka kuputuskan saja berhenti di masjid tersebut., Sungguh megah masjid tersebut, bersih dan suasananya nyaman, tidak ada kesan angker ataupun mengerikan walaupun masjid tersebut ada di komplek pemakaman. Segera kuparkirkan motorku dan kukunci dengan sebuah gembok khusus untuk motor!, jaman sekarang rasa aman sudah mahal harganya. Aku sudah terlalu terburu-buru untuk segera sholat, segera ku berwudhu dan berniat untuk melakukan sholat isya,.
Allahuakbar...”sesaat setelah takbir ada seseorang yang menepuk pundakku, pertanda ingin bermakmum padaku, untung saja aku belum membaca Al-Fatiha, aku pun segera merubah niatku untuk menjadi Imam, bacaan surat Al-fatiha pun kunyaringkan bahkan sampai pada ayat “wa lad dollin......” makmumku menjawab “amieeen...” dengan serentak,.

rupanya yang bermakmum padaku lumayan banyak, pria dan wanita. Itu bisa aku ketahui dari bergemanya suara amien dan suara khas laki-laki serta perempuan. Aku tak menaruh curiga, begitu pun saat rakaat kedua. Makmum yang mengamini sama seperti di rakaat pertama. Sholat isya’ berjalan sebagaimana mestinya. Tidak ada yang aneh sampai saat aku menyelesaikan sholat dan salam. Saat aku menoleh ke kanan dan kekiri untuk salam, aku bisa melihat makmumku melalui pintu kaca yang mengelilingi masjid, makmumku terdiri dari 2 shaff itu laki-laki dan perempuan, namun saat aku berbalik hendak bersalaman.... mereka lenyap.

Heran, bingung dan takut menjadi satu, posisiku yang bersilah membuatku tak mampu bergerak langsung karena ketakutan, keringat dingin dan hawa lembab menambah suasan horor yang aku rasakan., kakiku kesemutan membuatku tak mampu berlari, setelah beberapa saat Dari belakangku datanglah seorang laki-laki berjubah putih menepuk pundakku.,

Singkat cerita lelaki itu mengenalkan diri sebagai kiyai yang biasa menjadi imam, dari kiyai tersebut aku mendapatkan kenyataan bahwa di masjid tersebut biasa digunakan sebagai pondok pesantren serta pusat menimba ilmu dari bangsa jin. Aku dibantu berdiri oleh pak kyai tersebut, dan dihantarkan menuju kemotorku untuk pulang. Sepulang dari masjid tersebut aku di beri sebuah sajadah berwarna hijau, sejak saat itu hingga sekarang aku mampu merasakan dan mendeteksi bangsa jin, dan kiyai yang memberikan sajadah itu!! Hingga sekarang aku mencari beliau dan masih belum bertemu kembali bodohnya aku!, aku lupa menanyakan nama beliau. entah siapa beliau. >> dan sampai disini dulu cerita misterinya!..



Jangan pernah bepergian seorang diri! Ini faktanya.
 -----------------------------------------------------------------------
 
Saat itu bulan Februari. aku terpaksa harus tidur di pondokan pendaki!, karena gunung yang akan kudaki ditutup untuk semua aktifitas pendakian, alasan cuaca buruk dengan hujan badai dan saat itu ada pendaki hilang belum ditemukan keberadaannya..

Aku tak bisa langsung pulang begitu tahu jalur pendakian ditutup. Jarak basecamp dengan kota sangat jauh dan tak ada kendaraan yang bisa ditumpangi. Aku harus menunggu sampai esok hari..

Menunggu hari berganti, aku menginap di pondok pendaki yang ada di basecamp gunung itu. Tak ada siapapun karena pondok itu lumayan jauh dari desa terakhir, dan saat itu bukan musim pendakian jadi wajar saja jika tidak ada pendaki lain selain aku.
Malam mulai menjelang aku memasuki pondok karena udara sangat dingin di luar. Sebuah bangunan sederhana dengan ruang utama dan dua kamar., Keadaan remang-remang dengan nyala listrik dari generator swadaya masyarakat desa di bawah..

Begitu memasuki pondok ada perasaan aneh menjalar. ah...ini hanya karena impresi perasaanku. aku menenangkan diri, Mungkin karena lama pondok itu tidak dipakai menginap pendaki yang kemalaman seperti aku..

Aku mulai meneliti. Ruangan utama dengan dipan kayu untuk tempat tidur. ada kamar di kanan-kiri, yang satu dapat aku buka pintunya sedang kamar satunya lagi terkunci. aku masuk ke dalam kamar yang dapat kubuka tadi. Segera bau lembab menyambut. Sama seperti ruangan utama, di kamar itu hanya ada dipan kayu untuk tempat tidur.

Aku menaruh backpack dan mulai menggelar matras untuk alas menutupi dipan kayu. Memperhatikan sekeliling ruangan kamar itu seperti membangkitkan misteri di pikiranku. Warna cat yang sudah kusam. Banyak sarang laba di atap dan dinding. Ada jendela dengan kaca pecah yang dari situ terlihat kegelapan hutan di luar pondok.

Aku segera teringat nasib pendaki yang hilang itu. Jangan-jangan pendaki itu dulu juga pernah menginap di pondok ini? Refleks aku mengambil senter dan menyorot kolong tempat tidur. Hah! Kenapa dengan pikiranku? Apa maksudnya? Tak ada apa-apa hanya sarang laba-laba dan beberapa sampah plastik bekas bungkus makanan. Atau, mungkin di kamar yang terkunci itu? Lagi-lagi pikiranku menambah rasa takut.

Kubuang jauh pikiran buruk. Bekal makanan yang ada di dalam backpack kubuka dan mulai membuat secangkir susu coklat panas dengan kompor portabel butana. Agak lama, karena nyalanya kecil. Setelah beberapa lama aku mulai menikmati secangkir susu coklat panas  dengan roti tawar selai. Alhamdulillah nikmat sekali..,

Tetapi, tetap saja ada hawa mistis di kamar itu. Tak mau berlama-lama aku memutuskan untuk keluar kamar dan tidur di ruangan utama. Waktu berjalan seperti melambat dari biasanya. Aku merintang-rintang waktu dengan menulis jurnal.

Berharap tak terjadi hal menakutkan malam itu, aku mulai memejamkan mata. Selamat tidur all.. jangan lupa do'a sebelum tidur..
 
>>Bersihkan pikiran dari hal-hal yang menghantui karena rasa takut berawal dari situ!

                                   klik gambar , perhatikan ada sesuatu!.


thanks buat sobat2 yg telah berkunjung di blog ini!,. maaf kalau serba kekurangan dalam postingannya!,. maklumlah,. sekedar mengisi waktu luang aja!.,
kalau mau cerita yg serem2 seringlah berkunjung kembali di blog ini!,. tapi saya ga janji kapan postingnya gang,, hehehehe.. oke deh tunggu cerita seram berikutnya !!..